Segera memiliki keturunan adalah impian bagi sebagian besar pasangan yang telah menikah. Oleh karena itulah penting  khususnya bagi kaum wanita untuk mengetahui kapan anda  berada pada masa subur. Biasanya masa subur  ini dihitung berdasarkan tanggal  tiap wanita mengalami menstruasi. Namun kini masa kesuburan dapat diketahui dengan lebih akurat menggunakan alat pendeteksi kesuburan wanita otomatis yang terdiri atas ovutest digital dan ovutest femometer. Bagaimana cara kerja keduanya? Mari simak penjelasannya

  1. Ovutest Digital

Alat pendeteksi kesuburan wanita satu ini terdiri atas 2 bagian yaitu sebuah silinder pipih dengan lubang di bawahnya sebagai alat yang akan menentukan subur tidaknya anda. Bagian lain adalah stick test yang berbentuk seperti kertas untuk mengambil sampel air seni anda.  Langkah penggunaannya adalah sebagai berikut, aktifkan silinder yang berfungsi sebagai alat baca kesuburan dengan memasukkan salah 1 ujung stick test pada lubang yang tersedia sampai muncul tanda air pada layar silinder. Kemudian  celupkan ujung stick test satunya pada sampel air seni anda selama 10 detik. Diamkan di tempat datar selama 3 menit lalu lihat hasil pembacaan alatnya. Bila muncul tulisan “Yes” berarti anda sedang berada pada masa subur, begitu pula sebaliknya bila muncul “No”. Penentuan kesuburan yang dibaca oleh alat ini didasarkan pada kadar luteinizing hormon / hormon kesuburan yang ada dalam air seni anda. 

  1. Ovutest Femometer

Alat pendeteksi kesuburan wanita berikutnya ini adalah pengembangan yang lebih modern dan akurat daripada ovutest digital. Cara kerjanya sama dengan termometer  yaitu  pengukuran suhu tubuh lalu dari data suhu ini dapat diprediksikan kapan terjadinya ovulasi (proses pelepasan ovum). Sebelum kalian menggunakan alat ini, instal terlebih dahulu aplikasi “Femometer” di google atau app store.  Selanjutnya anda tinggal mensinkronisasikan antara femometer anda dengan aplikasi tersebut  lewat bluetooth. Di aplikasi ini anda akan mengisi informasi mulai dari yang bersifat umum sampai dengan  dengan yang bersifat khusus seperti : berat badan, tinggi badan, waktu terakhir kali berolahraga, tanggal tiap menstruasi, dan kapan terakhir kali berhubungan intim dengan pasangan. Data-data inilah yang akan menjadi parameter bagi alat untuk melakukan analisis kesuburan anda tiap  melakukan pengukuran suhu tubuh dengan alat ini. Optimalnya lakukan pengukuran suhu tubuh  pada saat anda baru bangun tidur karena pada saat ini suhu tubuh anda dalam kondisi riil belum terpengaruh oleh faktor dari luar seperti cuaca. Anda tinggal memasukkan sensor dari alat ini ke bagian bawah lidah selama 10 detik Selanjutnya hasil pembacaan ini akan diolah menjadi data yang akan langsung dikirimkan ke aplikasi femometer di smartphone anda.

Namun terlepas dari fungsinya sebagai alat pendeteksi kesuburan, bagi anda wanita yang belum 

menikah pun bisa menggunakan femometer. Lewat alat ini anda bisa mempersiapkan diri sebelum mengalami gejala PMS (Pre Menstrual Syndrome. Selain itu banyak fitur menarik lainnya seperti rekomendasi diet, perubahan berat badan, bahkan bisa menganalisis suasana hati anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *